Showing posts with label Pengalaman Pribadi. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman Pribadi. Show all posts

Saturday, 4 March 2017

4 Blackberry yang Benar-Benar Android

Assalamu'alaikum Warahmatullohhiwabarokatu

Yaa setelah mengeluarkan ponsel-ponsel bersistem operasi Blackberry 10 yang kurang gimana gitu menurut saya hehee. Karena emang sebagai pengguna Q10 meskipun sudah update ke 10.3 yang banyak sekali pembaharuan yang makin nyaman dan asik tapi tetap aja "kurang gimana gitu" terasa ada yang ngganjel.

Jangan salah kalo Blackberry sudah mengeluarkan produk bersistem operasi 100% Android. Ya Blackberry yang dari dulu kekeuh gamau pake Android karena menurut mereka sistemnya yang kurang aman. Namun, sejalan dengan kondisi pasar, akhirnya perusahaan ini mau menggunakan sistem operasi Android juga. Yaa tentu saja ga asal menanamkan sistem tersebut ke ponsel buatan mereka, tapi dengan berbagai penyesuaian menjadikan keamanan data pengguna akan terjamin sesuai dengan taglinenya ponsel terbaru mereka “The World’s Most Secure Android Smartphone” wohhh keren ga tuh.

Jadi, di dalam sebuah Blackberry Android terdapat software DTEKby Blackberry dimana ia akan secara mudah dan otomatis akan memonitor Sistem Operasi dan aplikasi, memberi tahu bahwa privasi anda dalam situasi beresiko dan selanjutnya bagaimana kamu akan mengambil keputusan dari situasi tersebut. DTEK juga mampu melacak aplikasi anda dan memberi tahu ketika seseorang mengambil foto, gambar, mengirim pesan, mengakses kontak, lokasi hingga informasi keuangan anda. Jadi sangat aman bukan?

Nah langsung saja, ini keempat Blackberry bersistem Androidnya…

1. Blackberry Priv (2015)


Yang pertama ini sebenarnya sudah cukup lama beredar di Indonesia, dikenalkan pada Oktober 2015. Blackberry ini merupakan Blackberry pertama yang mengusung sistem operasi Android, tentunya saat peluncurannya sangat ditunggu dan membuat penasaran semua orang di seluruh dunia. Untuk spesifikasinya sendiri sangatlah lengkap, sebut saja layar Gorilla Glass 5,4 Inch Amoled dan pinggiran yang melengkung seperti Galaxy S6 Edge, sliding keyboard, chipshet Qualcomm MSM8992 Snapdragon 808, Quick Charger, Kamera 18 MP f/2.2, 27mm Schneider-Kreuznach optics lengkap dengan OIS dan Dual LED, hingga memori 32GB dengan RAM 3GB. Yaa hampir seperti merk ponsel flagship lain, semuanya dapat ditemui disini.
Spesifikasi lengkapnya KLIK DISINI

2. Blackberry DTek50 dan DTek60 (2016)
Kedua ponsel ini sangatlah mirip jika dilihat sekilas, tapi jika dilihat dengan seksama DTek50 membawa layar IPS 5,2 Inch dan DTek60 dengan layar 5,5 Inch. Yaa, DTek60 memang diposisikan lebih tinggi dari sang adik DTEK50. Tidak sampai disitu saja, hampir beberapa spesifikasi juga berbeda seperti kamera 21 MP vs 18 MP, RAM 4GB vs 3GB, kapasitas baterai, dll. Namun, Blackberry tanpa Keyboard fisik kok berasa kurang ya?
Spesifikasi lengkapnya KLIK DISINI

3. Blackberry KEYone (2017)

Satu lagi calon ponsel flagship Blackberry yang rencananya akan dikenalkan April 2017 ini juga membawa banyak spesifikasi yang sangat mumpuni dengan OS Android terbaru 7.1 Nougat. Mengusung tagline "Distinctly Different, Distinctly Blackberry" tentu saja orang yang tertarik membeli karena memang ingin ponsel flagship yang berbeda, dengan keamanan privasi yang terjamin, ya itulah jelas-jelas hanya Blackberry. Dengan membawa desain memanjang ala-ala smartphone jaman sekarang namun tetap memiliki keyboard fisik yang cantik dipadu layar 4,5 Inch. Dari luar terlihat frame alumunium yang terlihat kokoh, dan bagian belakang yang memiliki tekstur lembut akan nyaman saat digenggam. Sensor kamera sendiri dari Sony, 12 MP belakang dan 8 MP depan. Yang asik dari ponsel ini Touch Navigation, jadi meskipun berbentuk keyboard fisik huruf namun dapat digunakan sebagai scrolling email atau halaman web dengan cara sentuh-geser bukan dipencet lohh.
Spesifikasi lengkapnya KLIK DISINI

Jadi Blackberry sekarang berasa ga "menomorduakan hiburan" yang dapat membuka lebih banyak konsumen-konsumen baru, seperti mengatakan "iniloh ponsel aku yang berbeda dari yang lain dengan segudang fitur khas Android dan keamanan khas Blackberry". Namun sayang, untuk model DTEK50 dan DTEK 60 tersebut hanya di jual di luar negeri, tertarik Blackberry KEYone? semoga dipasarkan di Indonesia.

Sekian, terima kasih

Wassalamu'alaikum Warahmatullohiwabarokatuh

Friday, 3 March 2017

Pengalaman Naik Bis Semarang - Surabaya - Malang dan Harga Tiketnya

Assalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarokaatu

ahhh baru tahun baru kemarin liburan ke Malang dan sambil nyobain beberapa bis-bis nya hehee...

Tiket Sugeng Rahayu entah kemana huahhh...
Sebenarnya cukup banyak pilihan pergi ke Malang dari Semarang dengan bis, baik lewat jalur pantura atau jalur selatan. Nah, kemarin saya sendiri naik...

1. PO. Eka (Patas Semarang - Solo >> 25.000 dapet air mineral 600ml)

Setelah Maghrib usai lalu dianter temen dari kos-kosan sampai di Terminal Sukun Semarang, disana sudah terparkir 2 bis salah satunya Eka Hino RK - MP GrandTourismo yang nantinya akan saya naiki. Sempet kepikiran juga naik sampai Surabaya, tapi pengin liat-liat juga gimana suasana Terminal Tirtonadi yang ke keberangkatan arah timur (baru pernah soalnya hehee). Perjalanan ke Solo cukup santai dengan 7 penumpang, sempet bingung juga kok kaga lari ini bis engga kaya cerita-cerita bis timur yang terkenal banter hehee. Ternyata setelah melewati Persimpangan Kartosuro watak bis banter ini keluar dan "nggilani" untuk pembukaan malam ini. Kurang lebih 3 jam perjalanan dilewati di bangku baris kedua bis sampai pukul 10 malam di Tirtonadi.


2. Sugeng Rahayu (Patas Solo - Surabaya >> 85.000 dapet makan prasmanan)

hmmm Terminal Tirtonadi rasanya sejauh ini, inilah terminal paling nyaman di Jawa menurut saya (?).  Jadi, setelah masuk tinggal bayar retribusi 1000perak sekali, kamu bisa pipis, beol, ke masjid, leha-leha sepuasnya didalem terminal yang sangat bersih berisi warung pun banyak oleh-oleh tersedia disini. pokoke wenake pollll koyo bandara tanpa calo, pegawai terminal yang ramah, lengkap dengan arah dan papan penunjuk keberangkatan, juga dilengkapi keramik kuning nonjol itu (?) sebagai penunjuk untuk orang-orang tunanetra. Semoga kedepannya pelayanan ga berkurang, menjadi pelecut kesadaran orang-orang bahwa terminal itu bukan tempat yang jorok dan ditakuti untuk didatangi meski bagi kaum hawa sekalipun dan menjadikan contoh bagi terminal-terminal lain di Indonesia.

Disini gw cukup kaget juga dengan antrian bis-bis arah Surabaya, gila buaanyak bangettttt dan hampir tiap 5 menit terus bergantian berangkat dan antri baik untuk ATB (Sumber Selamat - Mira) maupun Patas (Sugeng Rahayu - Eka). Jadi, di Keberangkatan timur Terminal ini berasa sedang balapan time trial tapi emang niatnya "balapan" ini bis-bis hahahaa. Akhirnya pilihan jatuh ke Sugeng Rahayu body Jetbus Setra HD2, kenapa naik Sugeng Rahayu? Ya karena tadi udah naik Eka juga si, pengin nyobain saingannya meskipun dalem hati juga nungguin Eka MP DoubleGlass RN285 Airsus + Toiletnya padahal udah setengah jam nungguin huahh. Untuk perjalanannya sendiri, tau sendiri kan bis-bis solo-surabaya kaya apa? emang bener-bener kaya lagi balapan wushhh wushhh dan yang belum nyobain? kudu nyobain sensasinya *mung iso geleng-geleng. Perjalanan dengan roller coaster ini berakhir pas lagi Adzan Shubuh di Terminal Purabaya - Surabaya.


Jadwal Bus Hafana Surabaya - Malang PP
3. Hafana (Patas Surabaya - Malang dan Malang - Surabaya >> 25.000)


Ga pake lama gw ngikut orang-orang masuk terminal *baru pertama kali hehee, langsung mlipir ke jalur keberangkatan dan cari tulisan jalur keberangkatan Malang. Disana sudah terparkir bis Havana AP Marcopolo, okelah langsung naik di baris 2 lagi daripada kesiangan karena emang nanti siang diajak temen jalan-jalan di Batu dan malemnya lanjut ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kayanya Jalur Semarang - Solo dengan Surabaya - Malang ga jauh berbeda, terutama untuk pilihan bis-bisnya, banyak dan tinggal dipilih. Dan perjalanan dimulai jam 5 pagi (sesuai ditiket dan penumpang sudah hampir full). Sampai di Malang masih jam 6, lha kok ini cepet bgt (?)


Ohyaa saat pulang kebetulan juga pakai bus ini lagi. Dan pake telolet hahahaa



4. Indonesia (Patas Surabaya - Semarang >> 100.000 dapet makan prasmanan / rawon)

Berhubung pulang ber-6 jadi yaa ga lagi nyobain roller coaster jalur tengahnya, tapi nyobain lewat pantura dengan PO Indonesia Hino RK bodi Tentrem Scorpion King dan kali ini nyobain bangku depan. Saya sendiri naik bis ini berasa jadi pemain Timnas Indonesia, warna merah pula hahahaa. Perjalanan sendiri cukup santai ditemani lagu-lagu barat jadul dengan lagu pertama setelah masuk Tol Bon Jovi - Never Say Goodbye ahh keterlaluan nih bis, tapi tepat waktu sesuai jadwal 16.00 - 23.30 di Semarang. Service makan sendiri didaerah Tuban bisa milih prasmanan atau rawon (saya milih rawon + teh anget, lumayan buat ganjel perut).

Sekian dah perjalanan Semarang - Surabaya - Malang - Surabaya - Semarang. Mungkin lain kali nyoba bis lain yang langsung dari Semarang - Malang seperti

Nusantara, Semarang via pantura - Surabaya - Malang 170.000
Rosalia Indah, Semarang via jalur tengah - Solo - Malang 145.000
Medali Mas, Semarang via pantura/tengah - Solo - Malang 115.000
Coyo, Semarang via pantura - Surabaya - Malang (Eksekutif 150.000 dan Super Eksekutif 185.000)

Wassalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarokaatu

Wednesday, 18 January 2017

Naik Gunung Sendiri? Pengalaman Pribadi dan Tips

Assalamu'alaikum warahmatullohiiwabarokaatuh
Kebetulan 1: berawal dari liburan kuliah dan jadwal semester depan full kegiatan KKN dan PKL, jadilah niatan naik gunung itu muncul.
Kebetulan 2: belum ada temen-temen pada dateng dari perantaun, mau ga mau harus sendiri.
Nah, dari 2 kebetulan diataslah naik gunung sendiri untuk pertama kalinya ada di kehidupan gw hahaa

Pasti dalam diri bertanya-tanya, mampu ga ya? bahaya ga ya? Ya seperti itulah bagaimana pikiran manusia normal bekerja, mungkin memang sebuah tantangan tetapi tantangan sekecil apapun juga perlu persiapan, apalagi menyangkut alam. Pengalaman pun tentu menjadi sangat vital. Modal nekat tanpa persiapan? Noooo

- Aku masih kuat muda pasti mampu. Nekat itu urusan terakhir! Persiapkan diri!
Pastikan badan dan pikiran fit, mungkin dengan sedikit olahraga.

- Pernah naik gunung itu?
Mengetahui dan paham jalur yang akan dilalui, bukan dari kata orang apalagi internet tentu akan jadi poin paling penting. Selain itu, anda akan tahu pasti persiapan yg dibutuhkan untuk mendaki gunung tersebut seperti dimana tempat yg bagus untuk camp, tempat istirahat, waktu terbaik mendaki/turun, cuaca, tempat/ketersedian air, dll.

- Setan, jin, mitos? Hilangkan pikiran seperti itu!
Pasti ditiap gunung ada banyak sekali cerita ini itu yang kadang nyrempet ke"pesimis"an untuk mendaki. Jujur gw pun takut akan hal-hal tersebut.  Sebagai seorang Indonesian, kita semua pasti percaya akan hal-hal mistis. Tetapi itulah "cara" bagaimana gunung bisa/harus dihormati dan dijaga.

- Usahakan lakukan perjalanan bersama mentari, dan istirahatlah dalam tenda saat petang.
Hal ini penting karena kalo lupa-lupa ingat bahkan gatau jalur pendakian dapat meminimalkan tersesat dan yg takut hal-hal mistis? Inilah kompensasi terbaiknya.

Meski Gunung Ungaran sendiri merupakan gunung yg terhitung pendek dan ramai. Tapi waktu itu gw mendaki bukan saat weekend jadi sangat sepi. Cuma ketemu 2 rombongan yg turun dan 3 rombongan yg naik pun datang sekitar pukul 8, 9 dan 1 malam. Jadi itulah beberapa hal yg gw pikirkan saat itu.
Untuk cerita naik gunung sendiriannya post selanjutnya aja, ga penting dan ga perlu ditunggu hahaa
Oke cukup sekian, mungkin ada cerita pengalaman naik sendiri mungkin bisa menambahkan tipsnya? Share dikomen.
Wassalamu'alaikum Warahmatullohiiwabarokaatuh

Tuesday, 17 January 2017

Review Tas Deuter Race Setelah 2 Tahun Pemakaian

Assalamu'alaikum Warahmatullohiwabarokatuh

Gara-gara kemarin ke Trans Studio Bandung yg pintu keluarnya kudu lewat mall nya. Sekalian aja muter-muter dan ga sengaja nemu kumpulan tas merk Jerman yang terkenal dikalangan pendaki. Yaa Deuter, nah kali ini mau ngereview salah satu produknya yakni tipe Race. Tapi ngomong-ngomong ini tas sepeda, bukan tas gunung.

Nah sebelumnya, punya ini tas kurang lebih sudah hampir 2 tahunan. Kebetulan ada diskonan jadi sekitar 350rb ya sikat aja hahaa (pasaran sekarang kurang lebih 700rb?)
Langsung aja gw jelasin berikut fotonya, cekidot....




 

Dimulai dari Tagnya, spesifikasinya sendiri model Race, volumenya 10 Liter dengan berat cuma 560 gram. Untuk materialnya secara umum hampir sama dengan produk Deuter lainnya yaitu Hexlite dan Ripstop tentunya dengan kualitas yang bisa di andalkan. Didalamnya juga tertera spesifikasi tas tersebut lengkap dengan penjelasannya antara lain
- Hip Belt dan Shoulder Strap dengan bahan mesh karet, breathable "bernafas", sangat pas dengan anatomi tubuh dengan situasi apapun saat bersepeda. 
- Tas yang sangat ringan
- Rain Cover
- Sternum strap (strap dada)
- 3M reflector di bagian tulisan Race dan Hip Belt
- Kompatibel dengan water blader 2 Liter (keharusan di tas sepeda?)



Jadi secara umum tas ini memiliki 1 slot utama, masing-masing 1 slot kecil diatas dan 1 didepan, 2 tempat air disamping, tempat rain cover dibawah. maaf kalo udah buluk hahaa




Selanjutnya bagian terpenting sebuah produk yaitu kenyamanannya. Jujur sangat puas, selain ringan, sistem sirkulasi udara di bagian punggung, bahan shoulder strap dan hip belt yang berbahan karet ini bener-bener lentur ga bikin gerah. 






Lanjut ke detail, adanya semacam snap button di resleting slot utama, tempat gantungan di slot depan, 2 wadah di slot utama (untuk water blader dan satunya wet pocket?), terakhir rain cover yang di "dedikasikan" khusus untuk tipe race? jadi jangan khawatir rain covernya kekecilan/kebesaran.

Selain buat sepedaan tas ini juga sering gw pake buat kuliah. Secara umum buat sepedaan ataupun hiking sangat nyaman apalagi buat harian. Jadi dengan spesifikasi yang dibawa, detail dan kualitasnya pun sangat recomended untuk harga diskonan hahaa....

Sekian, Wassalamui'alaikum Warahmatullohiwabarokatuh

Wednesday, 13 April 2016

Apa si Jurnal dan Bagaimana Mencari dan Mereview Sebuah Jurnal itu?

Berhubung saat ini lagi sering-seringnya dikasih tugas review jurnal oleh dosen, jadi yaa sekalian aja tulis disini biar saya sendiri gak kelupaan.


Jurnal sendiri memang ada beberapa macam, seperti jurnal populer yang tentunya berisi informasi-informasi, pendapat atau temuan-temuan yang bentuknya sendiri sederhana, mudah dipahami kalangan umum. Berbeda dengan Scholar Journal atau Jurnal-jurnal untuk para calon atau sarjana hahahaa, atau Jurnal Akademik yang tentunya lebih kompleks dan bukan berarti mudah dipahami tetapi lebih kepada bahasa akademik yang terkadang membuat bingung orang awam. Didalam jurnalnya sendiri berisi berbagai artikel yang diterbitkan secara teratur bertujuan untuk menyebarkan temuan-temuan hasil pengetahuan atau penelitian baru.

Cara mudahnya mencari jurnal di era sekarang ya mudahnya menggunakan mesin pencari paling populer saat ini. Ya apalagi kalau bukan Google, langsung saja https://scholar.google.co.id dan cari judul jurnal yang ingin Anda cari. Didalamnya juga terdapat pilihan tahun-tahun berapa jurnal yang ingin anda cari. Mudah bukan? Ya semudah Anda menggunakan pencarian Google biasa.

Lalu bagaimana si me review sebuah jurnal itu? Jadi, kalau menurut dosen saya kalau mereview sebuah jurnal mudahnya sbb:
1. Identitas Jurnal
Didalamnya tentunya terdapat Judul, Penulis, Tempat, Siapa yang menerbitkan dengan No.... Vol... Tahun...

2. Latar Belakang Masalah
Biasanya terdapat dalam Pendahuluan atau Introduction

3. Tujuan Penelitian

4. Hipotesis dan Pengembangan

5. Teori-Teori yang Digunakan

6. Metodologi Penelitian
Tentunya berisi berapa sampel, teknik sampling, alasan pemilihan sampel, teknik analisis data, dll)

7. Hasil dan Pembahasan
Apakah hipotesisnya terdukung atau tertolak hingga alasannya

8. Simpulan dan Saran
Berisi kesimpulan akhir dan bagaimana saran penelitian selanjutnya dilakukan


Tips nge review dari saya, apalagi jurnal internasional...
- Niat tulus dan berdoa
- Siapkan alat pendukung (pulpen warna, stabilo, kamus)
- Jangan lupa cari pengertian-pengertian kata/kalimat yang terasa masih awam
- Cara lain yang kurang saya sarankan, langsung translate filenya di https://translate.google.com > klik terjemahkan dokumen
- Terakhir, yang penting yakin bakal mudeng.

Thursday, 10 March 2016

Review Tenda Eiger Replacement 2P (Logo baru)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Langsung saja deh pengalaman sama nih tenda pertama dan baru satu-satunya yg gw beli hehee
Awalnya sendiri liburan semester tahun lalu, itu liburan pas banget abis lebaran yg ga lain dan tak bukan dapet uang hehee. Kebetulan pula libur semester kali ini diajak temen naik Gunung Sumbing si 3371 MDPL, yaa meski sebelum puasa naik gunung itu juga-__-

Camping ceria di Basecamp Mawar, Gunung Ungaran
Lalu iseng-isenglah bareng temen pergi ke toko adventure di sekitaran Purbalingga-Purwokerto dan taraaa dapetlah nih tenda setelah sempet juga kesemsem sama tenda Rei (model ga tau tapi pemasangan 3 frame mirip-mirip tenda Eiger ini) dan Lafuma Campo. Nah terakhir sempet mikir juga kalo di Outlet Eiger pasti tersedianya tenda yang harganya udah 1,3juta keatas yaa yg buat anak kuliah gini mana mau bayar. Tapi untungnya pada hari itu dipaksa temen mampir dan langsung aja gw suruh temen nanya seri Storm 2 yang katanya stoknya udah abis dan dilain dunia eh tempat gw lagi liat-liat juga malah nemu seri Replacement ini, yang menurut gw lumayanlah masuk kriteria gw buat tenda-tenda kelas bawah, jadilah mahar sebesar 745rb gw kasih pada mba kasir cantik saat itu juga, wihh akhirnya gw punya tenda :D

Ohyaa sebelum sah jangan lupa teliti sebelum membeli, di berdiriin tuh tenda, cek keseluruhannya. Gw aja kecolongan tali samping tenda buat pasak engga ada meski udah ngelakuin itu :(

Pengalaman sama nih tenda sampe saat ini ( 10 Maret 2016) udah ke Gunung Sumbing, Merbabu, Lawu, Slamet dan beberapa kali camping ceria di lereng atau pantai. Menurut gw pribadi dari spesifikasinya dan bentuknya secara keseluruhan cukup buat nglawan ujan angin kenceng di kebanyakan gunung Indonesia asal pemasangan bener, tentunya ajip, kece, dan oranye :D

Kelebihannya:
- Merknya lumayanlah punya nama di Indonesia
- Double Layer (kain luar - dalam dan jaraknya cukup biar ga saling nempel hingga mempercepat penguapan saat kain luar basah)
- 2 pintu
- 2 teras (meski cukup sempit tapi fungsi banget buat masak dan nyimpen peralatan seperti sepatu, tas yg mungkin basah bisa ga didalem tenda)
- Ada saku kecil di dalem kanan-kiri tenda buat nyimpen barang kecil dan tentunya gantungan buat lampu tengah diatas
- 4 tali guyline
- Meski namanya Replecement 2p tapi ini tenda malah cukup buat 4 orang (ga tau ini masuk kelebihan apa kekurangan)
- Terakhir, menurut gw nih tenda ga terlalu pasaran dan suka banget sama bentuk dan warnanya :D

Kalo masalah kekurangan gw sendiri mah sangat memaklumi, rega nggawa rupa pokoke. 

Kekurangannya:
- Beratnya sendiri nyentuh 3,7 Kg (ya meski untuk 4 orang muat dan pernah di Sumbing sampe 5 orang)
- Pasak masih besi (ga tau kenapa dapet 19 buah padahal yg kepake 12 buah, ini masuk kelebihan harusnya :| )
- Frame masih fiber
- Kain dalem hampir setengah pintu masih jaring-jaring (menurut gw sih baik-baik aja meski kata orang bisa buat semriwing)

Terakhir deh, FYI ini tenda Made in China. Dan untuk lebih jelasnya cek foto lengkapnya aja yaa, kalo ada pertanyaan langsung aja di kolom komentar :D

Wassalamu'alaikun Wr. Wb.





Sunday, 9 February 2014

Pengalaman Pribadi Terkena Hepatitis A

Terima kasih ya yang pada mau mampir, kali aja bermanfaat. Di sini saya sendiri cuma mau nge share pengalaman pribadi tentang penyakit Hepatitis A, yukk mulai aja dehh....

Oh yaa sebelumnya, saya sendiri kuliah di sebuah Universitas di Semarang ya tentunya nge kost, cerita anak perantauan nihh ceritanya

Awal nya saya bingung memulainya, aduhhh. Penyakit ini memang susah atau cenderung ga langsung ketahuan oleh si penderita. Saya sendiri juga tak tau kapan mulai terkena penyakit ini. Ceritain dulu aja kali yahh, setelah liburan 2 minggu sebelum UAS (bisa dibilang hari tenang mungkin) 2 hari sebelum mulai berangkat, saya sendiri pun mau tidak mau merantau ke Semarang (naik motor ceritanya) biar bisa persiapan gitu dan sampai malam hari. Pas pagi-pagi terbangun badan udah ga enak banget dehh pokoknya, pusing panas campur aduk. Yang saya kira cuma gara-gara perjalanan kemarin, parahnya besok mulai UAS. Hari itu pun cuma jadi kebo dikamar sama minum obat sisa di kotak P3K. Ke esokan harinya pun saat UAS hari pertama hingga akhir malah makin parah tapi kadang agak mendingan lalu parah lagi, tapi tetep berangkat. Rasanya seminggu itu full panas dingin, pusing, ga nafsu makan sama sekali jadi satu dan nyadar akhir-akhir ini kencing warnanya beda dari biasa nya . Di akhir malam sebelum UAS malah sempat ga bisa tidur akibat sakit perut semalem suntuk (bener2 dehh ini sakit nya).Untung waktu itu cuma UAS seminggu pdhal lainnya ada yang nyampe 2 minggu.

Seminggu berlalu, dengan tubuh yang rasanya mulai sehat kembali. Pulang pagi hari, sorenya ke rumah temen di situ malemnya pun sakit perut sampe ga pulang + ga bisa tidur lagi, dikasih minyak kayu putih pun ga mempan. Paginya ke rumah kakak, pun masih dalam keadaan agak sehat si menurut saya, tapi di situ malah mual-mual dan sempet muntah, rasanya ga enak banget dehh pas itu, rasa nya laper tapi ga nafsu makan, dipaksa makan malah muntah. Sorenya nganter pujaan hati ke terminal, duhh jadi kangen kan-__- setelah itu baru pulang ke rumah (ceritanya belum ngomong ke ortu kalo abis sakit dan sekarang sakit lagi)

Setelah cerita, tau sendiri lahh ortu, pasti marah-marah. Saya sendiri juga bingung sakitnya aneh gitu, kadang mendingan kaya mau sembuh kadang parah. Terus ke esokan paginya pun ke Puskesmas, di situ udah saya cerita in padahal ke dokter nya kalo keluhannya panas, pusing, mual, ga nafsu makan, sama air kencing kekuning-kuningan nya ga seperti biasanya (malah dikira kencing batu-__-). Tiga empat hari berlalu kondisi badan masih sama lalu ke dokter langganan ortu di situ juga saya ceritakan keluhannya, ini awal nya mendiagnosis typus lalu dokter setelah saya bilang kencing warnanya ga kaya biasanya kuning-kuning hampir gitu mirip teh. Langsung dehh dokter berdiri meriksa mata dan bilang saya mengidap penyakit kuning dan disuruh untuk pergi ke dokter khusus penyakit dalam saja tapi tetep aja dikasih obat typusnya tadi, heran. Pulang dari itu ane cari-cari di mbah google deh penyakit itu, ternyata emang bener-bener kena. ternyata telapak tangan mulai gatal-gatal muncul bintik-bintik kuning (baru nyadar, kirain gara-gara ga mandi gatalnya).

Setelah itu pergi ke Puskesmas, cek air kencing disitu dijelaskan kandungan bilirubin yg harusnya negatif tapi 1+ . Setelah bertemu dokter disuruh cek SGOT dan SGPT di Rumah Sakit berhubung di puskesmas ini ketiadaan alat tersebut, dapatlah surat rujukan. Di Rumah Sakit pun antri kembali, 3 jam berlalu baru mulai pemeriksaan yang paling hanya 5 menit, lalu dikasih resep dan 3 hari kemudian kembali lagi dengan sudah ada hasil USG dengan SGOT/SGPT. Lalu langsung dehh ke Instalasi Radiologi untuk USG yang bisanya besok pagi dan cek darah pun langsung cuma hasilnya juga bisanya besok. Dengan semnagat pagi ane pun meluncur ke RS buat USG (kaya lagi hamil aja) dan ngambil hasil cek darah kemarin. Awalnya si gatau hasilnya gimana, tapi hampir semua nya diatas normal, misal SGOT/SGPT hasilnya 44,0/298,6 U/L yang normalnya hanya <= 37/42 U/L. Artinya SGPT ane lebih dari 7x lipat dari normal. Kalo hasil USG cuma ini baik, ini normal, ini kurang, ga tau dah itu.

hasil cek urine, USG dan cek darah (SGOT/SGPT)
Okey, 2 hari berlalu saatnya kontrol ke RS lagi dan antri lagi, berangkat jam 7.30 nyampe 13.30 nihh yang cuma pemeriksaan beberapa menit. tapi memang dehh kalo diperhatiin poli penyakit dalam ini lah yang paling ramai dan isi pun 99 % orang tua dan para lansia, duhh. kembali diperiksa lagi yang hasilnya ane terkena virus hepatitis A dan dapet resep lagi dan ngambil obat lagi dan setelah obat habis kembali lagi dengan sudah adanya hasil cek darah tentang SGOT/SGPT lagi dan itu terjadi berungkali hingga 3 kali bolak-balik kerumah sakit, sampi saat ini SGOT/SGPT alhamdulillah berkurang terus. Setelah itu lah baru deh merasakan makanan yang sederhana sekalipun enak kembali, rasa nya itu nikmat banget dehh pokoknya.

Hari demi hari hingga berminggu-minggu terlewati dengan diselimuti rasa bosan dirumah terus, dikamar terus, tidur terus, makan ga enak, ini itu ga enak, tapi ini jadi pelajaran berharga kalo sehat itu mahal, menjaga kesehatan dimulai dari diri sendiri, jaga pola makan yang tentunya juga harus sehat, pola tidur, waktunya makan ya makan, waktunya tidur ya tidur dan jangan memforsir tubuh yang masih muda anda dengan kegiatan malam hari yang kurang berharga (misal internetan sampai pagi lah, begadang lah, dll). Semoga dari pengalaman ini dapat diambil hikmahnya terutama untuk saya pribadi. JAGA KESEHATAN !!!

Kesimpulannya

Tanda atau Gejala - Gejala Penyakit Kuning yang saya alami :
- Kadang perut terasa sangat sakit (terutama bagian kanan bawah tulang rusak dimana hati terletak, ohyaa jangan anggap remeh ya sakit perut itu, banyak penyakit yang gejalanya dari sakit perut lho)
- Mual-mual dan muntah-muntah (biasanya kalo lagi dan setelah makan)
- Perut terasa kembung (padahal makan aja belum)
- Sering senggawa
- Air Seni berwarna kuning (tapi sebenernya berwarna teh kalo taro diwadah, bener-bener kaya teh siap minum deh)
- Muncul bintik-bintik kuning di telapak tangan
- Warna putih pada mata ada bintik kuning-kuning
- Kadang ada gejala mencret dan typus atau demam
- Penginnya minum terus, dll

Kalo sudah begini asupan makan pun berkurang, hingga metabolisme tubuh berkurang yang artinya tubuh anda akan mudah terkena penyakit dan cepat lelah jadi beristirahatlah.

Apasih USG dan SGOT/SGPT ?

USG atau Ultrasonografi Medis
adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ.Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.

SGOT (serum glutamic oxaloacetic transaminase) dan SGPT (serum glumatic pyruvic transaminase) adalah enzim yang dihasilkan oleh hati, jadi jika SGOT dan SGPT anda  berlebihan/ tidk normal berarti ada gangguan pada hati anda. (katanya si yang jadi penderita berwarna kuning pada telapak air seni, tangan dan putih mata).

Bilirubin adalah senyawa pigmen berwarna kuning yang merupakan produk katabolisme enzimatik biliverdin oleh biliverdin reduktase.

Sumber : http://id.wikipedia.org/